Diposkan pada kpop

Say The Name, Seventeen!

Belakangan ini mengalami kejenuhan lagi dalam mengagumi dunia kpop. Seakan semua mulai berjalan lambat sampai akhirnya memutuskan untuk mulai mengenal Seventeen. Idol grup besutan Pledis ini bukan menjadi daya tarik utama meskipun sempat melirik beberapa MV-nya. Karena waktu mereka debut, EXO yang pada tahun 2014 ditinggal 3 member China dan TVXQ yang masih wamil membuat saya bosan akan dunia kpop dan memutuskan untuk mulai mendengarkan BTS dan BAP atas rekomendasi adik-adik saya.

Kini, BTS sibuk touring. Hanya beberapa lagu yang saya nikmati saja. Saya juga tidak mendengarkan semua lagu idol grup. Hanya mendengarkan yang bagi saya catchy ditelinga saja. Awal mulai melirik Seventeen karena isu boygroup dnegan member banyak. Selanjutnya karena beberapa acara survival idol mengover lagu mereka, jadi sedikit demi sedikit mulai mendengarkan.

Tapi akhir-akhir ini mulai mendengarkan secara intens, hanya beberapa lagi sperti Clap, Boom Boom, Aju Nice, Don’t Wanna Cry, Adore U, Pretty U, Oh My!, Thanks, dan Mansae. Iya, saya tidak mau terlalu tenggelam ke dunia kpop lagi jadi saya mulai membatasi sampai mana saya ber-fangirling. Saya rasa ketertarikan yang dalam bagi saya hanya sampai BTS (untuk saat ini).

Tapi disisi lain, jenis musik yang dipakai Woozi untuk lagu-lagunya lebih bisa membuat betah di telinga, dan akhirnya lagu-lagu merekalah yang betah nangkring di playlist hp saya. Untuk lagu BTS dan yang lain saya hanya memutarnya jika ingin. Saya mulai merasa saya mulai cocok dengan jenis musik yang Woozi pakai untuk single Seventeen.

Berawal dari alasan untuk lebih memahami lagu, terkadang saya akan memperhatikan pembagian suara dan langsung jatuh cinta dengan suara DK di part pertamanya dia di lagu Adore U, terutama part ‘mianhae’. Karena hal ini lah saya terpaksa mengenal member-member mereka. Sebuah fakta baru yang menurut saya agak sedikit unik saya temukan dalam Seventeen ini.

Bukan hal yang perlu disembunyikan lagi kalau di negara macam Jepang dan Korea golongan darah menjadi sebuah pertimbangan. Saya ingin menanyakan, apa yang membuat Pledis memasukan 5 golongan darah B dalam satu grup yang berjumlah 13 orang ini? Karena, umum diketahui kalau B itu orangnya sering absurd yang konyol, asik dengan dunia mereka sendiri, dan lebih terkenal 4D karena mereka memiliki cara pandang sendiri.

Setelah saya perhatikan di beberapa acara variety show dan reality show mereka, memang golongan darah B lah yang membuat suasana boygroup satu ini ramai dan mereka adalah Hoshi, Mingyu, Seungkwan, Jun, Jeonghan. Yang tabah ya Seungcheol-ah…

Mungkin untuk awalan cukup sekian kesan saya dengan Seventeen. Saya seorang multifandom, jadi tidak menjamin untuk apdet Seventeen lagi. Sebelum saya akhiri, saya mau menyatakan bahwa udah sebulan ini lagu Thanks toxic banget di terlinga saya.

Iklan
Diposkan pada Tak Berkategori

Hai…

Hai… Hanya ingin menyapa kembali.

Setelah sekian lama vakum menulis untuk diri sendiri, kini mencoba memulai lagi. Tulisan disini akan sedikit random karena saya menulis apa yg terlintas dipikiran saya.

Kenapa menulis? Karena kalau bikin video blog saya canggung ngomong depan kamera. Sementara untuk menulis saya cukup menikmatinya.

Jadi, salam kenal.